Battle, Ramen vs Udon, Pilih Yang Mana?

Mau pilih mana? Ramen atau Udon? Sama-sama enak, sama-sama nikmat, dan yang jelas, sensasi memakan kedua jenis makanan khas Jepang ini membawa kita pada kelezatan luar biasa pada mie. Mie memang makanan pokok masyarakat Jepang kedua setelah nasi. Mie seakan tidak akan pernah bisa dipisahkan dari budaya warga Jepang. Dimana-mana, di seluruh pelosok kota Tokyo, pasti akan dijumpai banyak sekali pedagang mie. Tinggal pintar-pintar saja mana yang olahannya paling enak dan lezat.

Apa Itu Ramen Dan Udon?

Sebenarnya di Jepang ada tiga jenis mie yang biasa disajikan oleh masyarakat sana untuk mereka nikmati, yaitu Soba, Udon, dan Ramen. Sedikit membahas tentang Soba, mie ini dibuat dari bahan gandum dan biasa disajikan dalam keadaan dingin lengkap dengan rajangan daun bawang dan rumput laut kering. Cara menikmatinya adalah dengan mencelupkan mie Soba ke dalam saus kecap dan kaldu. Rasanya hambar dan minimal sekali. Sebagai pemula, pasti akan bilang bahwa itu tidak enak. Tapi di Jepang, Soba selalu memiliki penggemarnya sendiri, karena bagi sebagian orang sana bilang bahwa menikmati Soba seperti merasakan damai di dalam langit-langit mulut.

Nah, berbeda sekali dengan Ramen dan Udon. Kedua jenis mie ini dibuat dari bahan tepung. Udon sendiri dibuat dengan bentuk mie yang besar-besar. Disajikan lengkap dengan aneka jenis pilihan lauk gorengan tempura seperti ikan, udang, dan sayur. Di Tokyo sendiri banyak yang menjual mie Udon dengan berbagai olahan nikmat, salah satunya di daerah Ginza. Menurut pengakuan seseorang yang telah tinggal lama di Jepang, salah satu warung Udon-ya, begitulah sebutan warung khusus mie Udon di Jepang, ketika jam makan siang, kita akan menemukan antrian yang sangat panjang di depan warung tersebut. Terletak di basemen gedung perkantoran daerah Ginza, Udon-ya ini sangat terkenal dan hampir semua karyawan perkantoran dan pekerja di sana menggandrungi masakan mie Udon olahan Udon-ya ini.

Di warung Udon-ya, penyajiannya sangat unik. Kita akan diperlihatkan keseluruhan proses pembuatan mie Udon dari mulai bahan adonan tepung terigu hingga proses merebus. Urutan proses tersebut berlangsung secara cepat sampai pada akhirnya menjadi potongan-potongan mie masak yang siap terhidang di dalam mangkok. Kalau melihat langsung cara pembuatan mie di hadapan kita, bisa dibayangkan bagaimana kesegaran rasa Udon yang kita santap saat itu. Sangat asli dan lezat lho.

Lain halnya dengan Ramen. Makanan berbahan tepung berbentuk mie tipis ini sebenarnya merupakan mie khas China yang terbawa ke Jepang. Namun karena lebih populer di masyarakat Jepang, akhirnya kebanyakan orang akan menyebut Ramen adalah mie Jepang.

Berbeda dengan Soba dan Udon, mie Ramen kebanyakan dibuat mengandung babi. Bisa dari dagingnya, atau juga kuahnya. Jadi hati-hati saat memesan mie Ramen kalau Anda adalah seorang muslim. Jangan ragu untuk bertanya apakah olahan yang ditawarkan warung Ramen tersebut mengandung babi atau tidak. Biasanya pemilik warung akan dengan ramah memberi tahu terlebih dahulu sebelum kita bertanya apakah mengandung babi atau tidak. Apalagi kalau penampilan kita menunjukkan bahwa kita adalah seorang muslim, serta merta pemilik warung akan langsung mengatakan halal dan tidaknya mie Ramen di warungnya.

Ramen vs Udon, Mana Yang Lebih Lezat?

Tentu disini banyak sekali yang bertanya-tanya, khususnya bagi yang belum pernah merasakan udon maupun ramen. Sebenarnya, enak mana sih antara ramen dan udon? Yuk kita bahas.

Ramen

Membahas soal Ramen, kelezatannya terletak pada kuahnya. Kalau memesan Ramen, seruput dulu kuahnya, resapi dan hayati, kalau terasa enak, gurih, dan lezat, maka keseluruhan hidangan Ramen yang ada di hadapan kita sudah pasti nikmat untuk disantap.

Kuah Ramen asli Jepang tersedia dalam 3 macam, yaitu Soyu yang berarti kecap asin, Miso yang berarti tauco, dan Shio yang berarti garam. Kuah Ramen harus terasa sangat gurih, bertekstur kental, dan harumnya wangi rempah khas Jepang. Kuah Ramen yang nikmat ditandai dengan bau bawang putihnya yang tidak terlalu kuat karena tertutup dengan kekayaan bumbu rempah khas Jepang di dalam kuahnya. Dan yang membuat kuah Ramen begitu khas adalah karena proses menggodoknya yang menghabiskan waktu 6 hingga 8 jam. Inilah yang membuat kuah Ramen begitu kental khas kaldu. Rasanya benar-benar luar biasa enak. Itulah sebabnya kunci kelezatan kuah Ramen digadang-gadang terletak pada godokan kaldu ini.

Mengapa bahan penggugah rasa kuah Ramen ada pada kaldunya?. Karena kaldu Ramen asli Jepang dibuat dari sumsum tulang dan lemak babi. Konon inilah yang membuat rasa Ramen begitu lezatnya. Namun seiring perkembangan pengetahuan nutrisi dan kebijakan pemerintah Jepang yang menghendaki Ramen sebagai kuliner pariwisata, maka kaldu Ramen mulai bergeser menjadi olahan tulang ayam dan seafood, terutama tulang dan kulit udang.

Jenis mie-nya sendiri pun ada yang tipis dan ada pula dibuat tebal dengan kombinasi tekstur lurus dan keriting. Tersaji dalam dua pilihan kematangan, yaitu setengah matang dan matang sempurna. Biasanya pelayan restoran akan menanyakan kepada pembeli, jenis mie apa yang ingin dipilih.

Udon

Kalau Ramen kelezatannya terletak pada kuah kaldunya, kalau Udon justru kelezatannya terletak pada olahan mie-nya. Mie Udon terbuat dari tepung terigu dan berbentuk mie berwarna putih dengan diameter tebal. Teksturnya sangat kenyal disajikan dengan kuah kaldu kecap asin dan dilengkapi dengan lauk aneka gorengan tempura.

Karena kepopuleran mie-nya yang lezat, restoran penjual Udon biasanya menyajikan kuliner dengan mengusung konsep dapur terbuka. Mie akan baru dimasak begitu ada yang pesan. Pembeli bisa langsung memesan pada kokinya dan menyaksikan keseluruhan proses pembuatan mie Udon sampai matang.

Menu Udon dapat dibuat dengan bervariasi olahan Udon dingin dan Udon panas. Menunya cukup beragam sesuai dengan kemampuan kreasi si koki. Yang paling terkenal di Indonesia adalah menu Kamaage Udon. Ini adalah resep asli Jepang dimana mie Udon disajikan dalam mangkuk bambu khusus. Sedangkan kuahnya disajikan hangat dalam mangkuk terpisah.

Cara menyantapnya adalah dengan mencelupkan mie ke dalam kuahnya. Sensasi mie kenyal dipadu dengan kuah bumbu asin menciptakan rasa yang gurih dan lezat. Apalagi ditambah dengan tempura yang garing dan gurih, benar-benar perpaduan kenikmatan rasa yang sedap luar biasa.

Ramen vs Udon, mana yang menang rasanya hayo?